Dua kendaraan yang terbakar adalah Honda Accord N 644 CO, serta motor Vespa N 7097 A, milik korban. Sedangkan satu mobil Mitshubusi milik pelanggan berhasil diselamatkan.
Api yang menjalar cepat juga menghanguskan warung makan yang berada di samping bengkel. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kobaran api berhasil dijinakan 6 unit PMK dalam waktu 1 jam.
Menurut Wahyudi Eko Santoso (31), pemilik bengkel, kejadian itu trjadi saat dirinya sedang melakukan pengecatan di ruang belakang.
"Yang saya tahu, api berasal dari atas atap bengkel, bukan dari bengkel," ujarnya dengan nada lesu.
Wahyu menduga, api berasal dari kabel listrik milik PLN yang melintas di atas bengkelnya. Diakui dirinya sudah pernah mengajukan protes atas keberadaan kabel bertegangan tinggi itu. "Kabelnya kendur dan menempel pada atap bengkel saya," imbuhnya.
Sementara petugas dari Polsekta Lowokwaru masih melakukan penyelidikan. Akibat Kebakaran ini, Wahyu diperkirakan menderita kerugian sebesar Rp 100 juta. (bdh/bdh)










































