Penanaman yang digelar hari ini, Jumat (28/11/2008) ini dalam agenda pencanangan gerakan Indonesia menanam 2008 serta mengurangi pemanasan global.
Administratur KPH Saradan, Sumardi menjelaskan dalam penanaman ini melibatkan unsur pegawai perhutani, pramuka, siswa TK dan masyarakat sekitar.
"Kita siapkan 14 ribu bibit untuk di tanam, namun jumlah tersebut masih belum mencukupi dari seluruh lahan yang gundul. Namun target kita tahun 2008 ini akan tuntas penanaman hutan gundul," jelas Sumardi kepada wartawan di lokasi.
Jenis tanaman yang ditanam, kata Sumardi, diantaranya bibit pohon jati sebanyak 9.800 buah, pengisi kesambi 2.400 buah, pohon mauni 1.800 buah serta tanaman hias jenis flamboyan 400 bibit. Total 14 ribu bibit pohon yang ditanam di lokasi petak 32 A RPH Wilangan BKPH Wilangan Utara KPH Saradan Desa Nampu Kecamatan Gemarang.
Sumardi menambahkan, rusaknya hutan karena penebangan liar orang tak bertanggungjawab yang hingga kini masih menghantui perhutani.
Usai melakukan tanam 14 ribu bibit pohon, KPH Saradan melanjutkan kegiatannya bergabung dengan Pemkab Madiun yang juga diberi kesempatan melakukan penanaman. Selain itu mereka juga menyerahkan sebanyak 191.500 bibit yang akan ditanam di kawasan hutan Kecamatan Wungu, daerah rawan longsor.
"Wilayah Madiun memang rawan longsor, jadi kita terus lakukan penanaman hutan yang rusak," jelas Bupati Madiun, Muhtarom saat melakukan penanaman pohon di Kecamatan Wungu. (fat/fat)










































