Begal Motor Merajalela di Pamekasan

Begal Motor Merajalela di Pamekasan

- detikNews
Kamis, 27 Nov 2008 16:38 WIB
Pamekasan - Begal motor kembali marak di Pamekasan. Begal atau pelaku perampasan dengan kekerasan terjadi di Jalan Raya Desa Campor, Kecamatan Propo. Ruas jalan raya di Desa Campor dikenal sebagai ruas tengah penghubung wilayah Kabupaten Pamekasan dengan Kabupaten Sampang.

Ruas jalan raya yang melintas kawasan Desa Campor memang sepi. Di sebelah selatan dan utara ruas jalan sepanjang 2 Km sama sekali tidak ada rumah penduduk. Di sisi kiri dan kanan sepanjang jalan itu, hanyalah areal sawah. Suasana sepi itulah dimanfaatkan para begal merampas sepeda motor.

"Para begal itu menjalankan aksinya jika turun hujan," beber salah satu korban yang nyaris motornya berhasil diambil pelaku, Sundari kepada detiksurabaya.com di rumahnya Jalan Veteran Kota Pamekasan, Kamis (27/11/2008).

Suata saat Sundari (45) yang berprofesi sebagai guru di salah satu SD di Kecamatan Omben, Sampang saban hari melintas di Jalan Raya Desa Campor. Dirinya nyaris menjadi korban begal saat menerobos hujan.

Awalnya, perjalanan Sundari dari rumahnya menuju Kota Propo berlangsung aman. Namun, saat keluar dari batas kota Kecamatan Propo dan melintas di Jalan Desa Campor, tiba-tiba muncul 4 orang mengendarai 2 motor menguntit Sundari.

Sesaat kemudian, Sundari dipepet dua pengendara motor yang telah menguntitnya. Karena dipepet, Sundari akhirnya berjalan di bahu jalan. Karena oleng, Sundari pun terjatuh. Saat jatuh itulah, seorang begal meloncat dan berusaha merebut motornya.

"Meski terjatuh, saya terus melawan. Beruntung saat saling berebut sepeda motor, ada dua pengendara sepeda motor yang melintas dan saya berteriak minta tolong. Akhirnya begal itu kabur," papar Sundari.

Jika Sundari nyaris jadi korban begal. Lain lagi dengan Ahmad Buhari (52). Buhari yang juga guru SD di kawasan Kecamatan Omben, benar-benar menjadi korban begal. Motor Honda Supra yang baru diambil secara kredit, dirampas sang begal. Motifnya sama dengan yang dialami Sundari.

"Saat melintas sendirian menerobos hujan, tiba-tiba 4 orang begal yang mengendarai 2 sepeda motor memepet saya. Saya terjatuh dan seorang begal berhasil merampas dan membawa kabur ke arah Sampang," tutur Buhari. Buhari sempat mengobati lukanya di Puskesmas Propo.

"Atas saran perawat puskesmas, saya akhirnya melapor ke Polsek Propo," sambung Buhari.

Kapolres Pamekasan, AKBP Tomsi Tahir berjanji akan menerjunkan tim patroli mengamankan kawasan Desa Campor. Tim Patroli akan berkeliling di kawasan Desa Campor pagi hingga siang hari. Utamanya saat jam berangkat sekolah dan jam pulang sekolah.

"Jika diperlukan, saya akan mendirikan pospol di Desa Campor," janji Tomsi. (fat/fat)
Berita Terkait