Bantuan Bocah 4 Tahun Tanpa Anus Terus Mengalir

Bantuan Bocah 4 Tahun Tanpa Anus Terus Mengalir

- detikNews
Kamis, 27 Nov 2008 09:40 WIB
Bantuan Bocah 4 Tahun Tanpa Anus Terus Mengalir
Sumenep - Kondisi bocah tanpa anus, Windi Apriliyah (4) putri kedua pasangan, Badri Asmoni (44) dan Kudma (40) warga Dusun Jasaan, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura menyita perhatian. Tak sedikit yang berkeinginan memberi bantuan melalui detiksurabaya.com.

Windi diketahui sejak lahir memiliki kelainan yakni tak memiliki anus. Lantaran kelainan itu sejak usia 40 hari, Windi dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya untuk dibuatkan anus buata di bagian perut sebelah kiri.

Namun saat pulang ke asalnya, anus buatan itu justru tak bisa berfungsi. Karena putus asa, orangtua Windi pun membawa anaknya tahun 2007. Namun dokter menyatakan jika Windi telah mengalami gagal ginjal.

Lantaran sudah tak masuk dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas), orangtua Windi pun tak mampu membiayai kondisi Windi yang tiap hari terus mengeluarkan kotoran dari perutnya tanpa henti. Padahal dibutuhkan terapi tiga kali dalam sepekan. Dengan kondisi tersebut untuk melaksanakan terapi, orangtua Windi tidak lagi mempunyai kemampuan.

Mereka sudah berusaha menanyakan ke pihak terkait. Baik badan pusat statistik, capil, askes dan Dinkes Sumenep. Namun dinas-dinas itu tak memberikan solusi yang membuatnya bahagia.

"Alasannya, tidak masuk dalam pemutakhiran data Jamkesmas. Sehingga tidak lagi mendapat pelayanan kesehatan gratis," kata Badri kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto, Sumenep, Kamis (27/11/2008).

Sementara sumbangan dari pembaca detiksurabaya.com dan detikers yang sudah terkirim ke BCA dan Mandiri mencapai Rp 2,5 juta.

Dengan rincian Bank Mandiri :
1. Baksos Detikers Simo Rp 100.000
2. Baksos Detikers Alfa Ras Rp 100.000

Bank BCA dengan rincian :
1. Baksos Detikers Windi PN HK Rp 300.000
2. Lieyanni Rp 100.000
3. Lanny Coriani Rp 200.000
4. Ateng Midjaja Sudi Rp 500.0000
5. Lee Stanly Rp 1.000.000
6. Dewi Luqi Puspitas Rp 200.000

Bagaimana? Anda terketuk dan ingin berbagi untuk sesama? Yuk gabung bersama detikers Surabaya. (fat/fat)
Berita Terkait