Bertanding di depan sekitar 2.000 suporter fanatiknya di Stadion Gajah Mada, Minggu (23/11/2008), PSMP sebenarnya tampil dominan di awal-awal pertandingan. Bahkan klimaksnya, PSMP mampu unggul cepat di menit ke-3.
Menguasai bola di sisi kiri pertahanan Persela, kapten PSMP Dwi Santo mengirim umpan ke depan gawang Persela. Bola lalu ditanduk Beni Hartanto dan gagal dihadang kiper kedua Persela Agus Riyanto. 1-0 untuk PSMP.
Setelah tertinggal Persela lalu meningkatkan serangan. Berkali-kali Anderson maupun Marcio Sauza mampu memporakporandakan pertahanan PSMP. Hasilnya, Agustiar Batubara membobol gawang PSMP lewat sundulan kepalanya di menit 21.
Mantan pemain Deltras Sidoarjo itu kembali menjadi kreator terjadinya gol kedua Persela oleh Marcio Souza di menit 32. Hingga babak pertama usai, skor 1-2 untuk Persela tetap bertahan.
Di babak kedua, permainan praktis dikuasai Persela. Meski Marcio yang terkena kartu kuning menit 35 ditarik keluar saat babak kedua dimulai, namun Persela tetap lebih unggul. Hasilnya, Andik Ardiansyah membobol gawang PSMP di menit ke-52.
Berikutnya, Dicky Firasat menjebol gawang PSMP di menit 58. Pemain timnas Indonesia U-23, Andik Ardiansyah, mencetak gol keduanya sekaligus gol kelima Persela ke gawang PSMP di menit 61.
Hingga babak kedua berakhir, skor tetap 5-1 untuk Persela Lamongan. Hasil ini membuat Persela lolos ke babak berikut dengan agregat 11-1 karena di laga pertama di Lamongan mereka unggul telak 6-0.
Di fase berikutnya, Persela akan berhadapan dengan pemenang antara PSS Sleman dengan Persema Malang. Namun dalam pertandingan mendatang, Marcio Souza dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.
Usai pertandingan, pelatih Persela M Basri menyebut kemenangan itu merupakan hasil kerja keras setiap pemain. Sedang pelatih PSMP Jamal Yastro mengakui perbedaan kualitas antara PSMP yang baru naik ke Divisi Utama tahun depan dengan Persela yang bermain di Indonesia Super League (ISL). (arp/bdh)











































