Penanaman 2.500 pohon itu dilakukan di kawasan Gunung Sepikul Kecamatan Pakusari, Minggu (23/11/08).
Acara penanaman sejuta pohon itu juga melibatkan ratusan aktifis mahasiswa Unej, STAIN Jember, gerakan Pemuda Anshor, PMII Jember dan ratusan siswa sekolah. Acara itu digelar dalam rangka penghijaun kembali kawasan hutan.
"Kami bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership (AIP) untuk mengajak masyarakat peduli akan kelsetarian lingkungan dan tanggap terhadap kemungkinan bencana alam," kata wakil ketua tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember Alfan Jamil.
Menurut Alfan, penanaman aneka jenis bibit pohon seperti mahoni, durian, klengkeng, mindi, sengon, dan jati ditanam beramai-ramai di kawasan bekas bencana musibah banjir longsor di empat kecamatan lain, yakni kecamatan Panti, Tanggul, Silo, Mayang dan Sukorambi.
Selain itu, dilakukan serangkaian pembentukan dan pelatihan kepedulian akan bencana alam dengan pembentukan ratusan kelompok komunitas masyarakat atau Community Based Disaster Risk Managemen (CBDRM). (bdh/bdh)










































