Akibat perbuatan kakek bercucu dua sejak dua tahun lalu, siswi kelas IV SD mengalami robek dan lecet di kemaluannya. Peristiwa itu bermula Bunga yang selalu usai sekolah diajak ke rumahnya agar memijat pelaku.
Orang tua korban yang mengetahui jika anaknya dicabuli, langsung melapor ke Mapolsek Senduro. Sebab anaknya mengeluh kesakitan saat mengikuti kegiatan olah raga di sekolah dan tak bisa mengikutinya.
Sementara dari pengakuan Hariono, dirinya tergoda kemolekan tubuh Bunga saat muali dipijit. Merasa tak pernah diberi jatah istrinya selama 2 tahun karena bekerja, Hariono pun melampiaskan nafsunya yang sudah diubun-ubun.
"Saya khilaf Pak, sebab saya sudah tidak berhubungan dengan istri 2 tahunan," kata Hariono kepada penyidik di Mapolsek Senduro, Sabtu (22/11/2008).
Menurut Hariono, agar Bunga mau memegang kemaluannya, dirinya membujuk dengan memberi uang imbalan sebesar Rp 1.000 hingga Rp 5.000. "Dia mau dipegang kalau mau dikasih uang," tambahnya.
Kanit Reskrim Polsek Senduro Aiptu Dewandono mengatakan, sudah melakukan visum di Puskesmas. "Ternyata di bagian kemaluan korban dan yang robek dan lecet," kata Dewandono.
Polisi yang menangkap pelaku di rumahnya tanpa ada perlawanan. Dan pelaku mengaku telah melakukan pencabulan selama 2 tahun. "Kami akan limpahkan ke Unit PPA di Mapolres Lumajang," tutur Dewandono. (fat/fat)











































