"Ada satu murid yang dirasuki oleh seorang Ratu berwajah cantik. Kami duga itu yang menjadi akar masalah dari semua kejadian ini. Semua itu terungkap saat kita hadirkan orang pintar," ujar Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Pakisaji, Sutamat kepada detiksurabaya.com ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (22/11/2008).
Sutamat mengaku rencananya, pihak sekolah menggelar selamatan minggu depan. "Kami disuruh untuk menggelar selamatan. Rencananya akan kami gelar minggu depan," ungkap Sutamat.
Sutamat sendiri membantah jika pembangunan gedung baru untuk siswa kelas II itu telah meniadakan adat untuk mengucapkan rasa syukur melalui selamatan.
Dia mengaku kejadian yang menimpa lembaga pendidikan yang dipimpinnya ini adalah suatu cobaan dari Yang Maha Kuasa. Diakui runtutan kejadian ini sempat membuat para guru depresi. "Kami akui stres dengan adanya kejadian. Hingga saat ini masih saya alami," imbuhnya.
Sementara acara syukuran bakal digelar sekolah dengan melibatkan sejumlah orang pintar atau paranormal serta para siswi yang pernah mengalami kesurupan.
Sebelumnya, sebanyak 7 siswi SMP PGRI 1 Pakisaji, Malang mendadak mengalami kesurupan saat mengikuti pelajaran di kelas. Para siswi itu umumnya duduk di bangku kelas II. (fat/fat)











































