Roh Jahat Teror Santri Pondok Pesantren

Roh Jahat Teror Santri Pondok Pesantren

- detikNews
Kamis, 20 Nov 2008 10:39 WIB
Sumenep - Teror roh jahat yang membuat mangsanya kesurupan mulai merambah ke pondok pesantren. 3 Santri putri Pondok Pensatren (Ponpes) Mathali'ul Anwar, Pangarangan Kota Sumenep histeris dan kejang-kejang, Kamis (20/11/2008) pagi

Ketiga santri itu diduga kerasukan roh jahat yang bergentayangan di areal pondok.

Namun sayang, tak satupun laki-laki yang diperbolehkan masuk ke areal pondok putri. Para santri yang lain disarankan membaca surat yasin dan membaca Al-Qur'an untuk mengusir roh jahat tersebut. Sedangkan pengurus pesantren putri sibuk memberi pertolongan pada korban roh jahat.

Salah satu keluarga besar Ponpes Mathali'ul Anwar Pangarangan Kota Sumenep, KH Zahrir mengatakan, santri putri yang kesurupan saat mengikuti pelajaran sekolah hanya 3 orang.

"Yang 3 orang itu langsung diungsikan ke tempat lain agar tidak menular pada santri putri lain," kata Zahrir pada detiksurabaya.com di halaman pondok, Kamis (20/11/2008).

Sementara, pada hari ke 4 di SMAN Kalianget, Sumenep teror roh jahat masih saja terjadi. Kamis pagi ini ada 3 murid perempuan yang kembali kerasukan roh jahat yang diduga berasal dari pohon ketapang di halaman sekolah.

"Pagi ini ada 3 orang yang kembali kesurupan roh jahat," ujar kepala sekolah SMAN Kalianget, Sumenep, M Anwarul Hidayat pada detiksurabaya.com di ruang lobi sekolah,
Kamis (20/11/2008).

Dia mengatakan, hasil evaluasi sekolah, murid perempuan yang kesurupan ternyata jiwanya labil akibat mempunyai persoalan di rumahnya, semisal putus pacaran, bertunangan serta ada hal lain di lingkungan keluarganya.

"Murid perempuan yang kesurupan ternyata mayoritas mempunyai persoalan. Sehingga lebih mudah kerasukan roh jahat," tegas Hidayat.

Sejak hari pertama kesurupan, Senin (17/11/2208) lalu tidak ada murid laki-laki yang menjadi korban kesurupan. Selain jiwanya lebih kebal, secara psikologis laki-laki jarang melamun. Sedangkan perempuan jiwanya lebih labil dan kadang-kadang merenung, sehingga mudah dirasuki jin atau roh jahat.

Saat ini, pihak sekolah mengundang orang pintar dan membaca Al-Qur'an hingga hatam 30 juz. Bahkan, berencana akan membaca macopat alah Madura atas petunjuk 2 orang
pintar yang sengaja diminta untuk membentengi SMAN Kalianget.

"Semua kemampuan orang pintar yang kita mintai tolong akan dikerahkan agar sekolah SMAN Kalianget aman dari roh jahat," katanya. (bdh/bdh)
Berita Terkait