Warga Dusun Risen Desa Glagah Arum mulai membongkar bangunan rumahnya setelah air lumpur membanjiri perkampungannya. Warga menyakini jika rumahnya tak dibongkar, maka lambat laun kampungnya akan ditenggelamkan lumpur seperti halnya kampung yang lainnya.
"Mending kayu-kayu dan genting diselamatkan dulu. Karena sebentar lagi juga akan terendam lumpur," kata Mukit kepada detiksurabaya.com saat sedang membongkar rumahnya, Rabu (19/11/2008).
Hingga pukul 12.00 WIB, sebagian besar warga lainnya terlihat melakukan evakuasi terhadap barang-barang milik mereka. Sementara yang lainnya terlihat asyik duduk didepan
rumahnya sambil minum kopi.
Pengamatan detiksurabaya.com, air lumpur yang sempat setinggi 50 cm terlihat mulai surut. Bahkan dibeberapa titik sudah tidak ada airnya alias kering. Walau begitu hujan masih mengguyur di desa tersebut. (wln/gik)










































