Diduga Ngantuk, Buruh Pelabuhan Tewas Tercebur Laut

Diduga Ngantuk, Buruh Pelabuhan Tewas Tercebur Laut

- detikNews
Rabu, 19 Nov 2008 08:37 WIB
Diduga Ngantuk, Buruh Pelabuhan Tewas Tercebur Laut
Banyuwangi - Diduga mengantuk, seorang pemuda yang bekerja sebagai buruh bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, tewas mengambang di laut tak jauh dari tempatnya bekerja.

Korban Hendra (19) warga Lingkungan Kampung Baru, Bulusan, Kecamatan Kalipuro ditemukan pukul pukul 04.00 WIB, Rabu dinihari (19/11/08).

Menurut mandor buruh pelabuhan tempat korban bekerja, Suham (55) bahwa sebelum ditemukan tewas korban sempat mengeluh mengantuk ke temannya. Sebab, sejak petang korban bersama rekan-rekannya membongkar muatan dari kapal ikan yang bersandar di pelabuhan tersebut. "Apalagi malam tadi kan hujan deras, mungkin tubuhnya juga capek," tandas Suham di lokasi.

Rupanya, sekitar pukul 03.30 WIB korban tampak beristirahat di bibir dermaga. Tak berapa lama pria lajang ini tidak ada di tempatnya semula. Suham dan teman-teman korban berusaha mencari korban. Hampir semua orang menyangka korban jatuh ke laut. Dugaan itu didasarkan dari keluhan korban sebelumnya.

Dugaan tersebut tidak meleset, sekitar 30 menit melakukan pencarian, korban ditemukan di laut tak jauh dari dari kapal tempatnya bekerja. Aparat Polsek KPPP yang saat itu turut melakukan pencarian langsung membawa jasad korban ke kamar mayat RSUD Blambangan Jalan Letkol Istiklah, Banyuwangi.

"Korban kita evakuasi ke rumah sakit untuk divisum," ungkap Kapolsek KPPP Tanjung Wangi AKP Subakri melalui telepon selularnya.

Sementara dari pantauan detiksurabaya.com, dari mulut dan hidung korban tampak mengeluarkan busa putih. Sementara, hasil visum menyebutkan korban meninggal akibat tenggelam. "Tidak ada tanda-tanda benturan, korban meninggal murni karena tenggelam," ujar Rohadi, petugas kamar Mayat RSUD Blambangan. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini