BPLS: Perbaikan Tanggul Selalu Dihalangi Warga

Tanggul Lumpur Jebol Lagi

BPLS: Perbaikan Tanggul Selalu Dihalangi Warga

- detikNews
Selasa, 18 Nov 2008 22:49 WIB
BPLS: Perbaikan Tanggul Selalu Dihalangi Warga
Sidoarjo - Jebolnya tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 42 Desa Renokenongo hingga menggenangi rumah warga di Dusun Risen akibat blokade warga yang menghalangi peninggian tanggul di desa tersebut.

Hal itu disampaikan Staf Humas BPLS Ahmad Khusairi kepada wartawan di lokasi tanggul titik 42, Selasa (18/11/2008) malam.

Selain diakibatkan blokade warga, jebolnya tanggul ini juga diakibatkan volume air yang melebihi kapasitas kolam lumpur, serta air yang melebihi ketinggian tanggul setinggi 6 meter.

"Kita sudah berusaha meninggikan tanggul, namun air yang berada di pond Glagah Arum sudah melebihi ketinggian tanggul. Selain itu pengerjaan peninggian tanggul juga dihalang-halangi warga," kata Khusairi.

Dari pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, hingga pukul 22.20 WIB, ketinggian air di pemukiman warga sedikit demi sedikit sudah mulai surut.

Meski ketinggian air saat ini sekitar 10 centimeter, namun warga Dusun Risen dan Glagah Arum tetap mengemasi barang berharganya. Mereka rencananya untuk sementara waktu akan tinggal di rumah saudara yang ada di Sidoarjo.

Sementara, 2 alat berat milik BPLS sendiri hingga malam ini masih terus berusaha menutup 3 titik tanggul yang jebol. BPLS berharap, perbaikan tanggul yang jebol dapat diselesaian malam ini juga. (bdh/bdh)
Berita Terkait