Dari 137 murid kelas 1 sampai kelas 6, ada 3 kelas yang menempati mushola secara bergiliran. Yakni kelas 3, 4 dan 5. Sedangkan siswa kelas 6 yang kelasnya roboh di-rolling menempati di ruang kelas 4.
Suhadi (45) kepala SDN 02 kepada wartawan, Senin (17/11/2008) menuturkan bahwa kejadian yang terjadi tidak sampai memakan korban jiwa. Karena pada saat kejadian, para murid telah dipindah terlebih dahulu karena kondisi ruang yang mulai melengkung atapnya.
"Untung tidak ada murid di kelas. Kalau ada, wah pasti banyak korbannya, untuk perbaikan kita sudah laporkan ke Pemkot," jelas Suhadi.
Suhadi menambahkan bahwa sekolahnya tersebut telah masuk daftar DAK dalam perbaikannya pada th 2008. Namun sampai saat ini belum ada perbaikan.
Dari pengamatan detiksurabaya.com, puluhan murid yang belajar di mushola sekolah tersebut duduk di lantai dengan beralaskan karpet berwarna hijau, serta meja pendek yang biasa digunakan untuk mengaji. (bdh/bdh)










































