"Selama kaki aku masih bisa mencetak gol, aku akan tetap bermain sepakbola dan Indonesia sudah seperti negara aku sendiri," kata Cristian Gonzales menyikapi masa depannya pasca penetapan sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI saat ditemui di kediamannya, Perum Persada Asri Blok F 12 Kediri, Kamis (13/1/2008).
Gonzales juga mengatakan, keputusannya tersebut diambil karena keberadaan keluarga dan empat anaknya. "Mereka perlu makan, dan sekolah dan aku sebagai orang tua harus bisa tetap memberikan penghidupan kepada mereka," ujar dia.
Meski demikian, Gonzales mengaku belum tahu harus melakukan apa pasca sanksi tersebut diterimanya. "Semua saya serahkan kepada manjemen dan Mas Iwan (Manjer Persik Kediri). Tapi saya yakin pasti ada jalan terbaik dari apa yang aku alami," ungkapnya.
Sementara Istri Cristian Gonzales, Eva Siregar yang mendampingi suaminya dalam memberikan keterangan kepada wartawan menganggap sanksi tersebut sebagai cobaan terhadap keluarganya.
"Dia itu mualaf dan saya yakin ini cobaan baginya. Ini coban dari Alloh, dan saya yakin pasti ad jalan keluar terbaik," ujar Eva.
Gonzales dihukum setelah dia dianggap memukul pemain belakang PSMS Medan, Erwinsyah Hasibuan, dalam lanjutan Indonesian Super League 2008 di Stadion Brawijaya. (fat/fat)











































