Suwarno yang sehari-hari sebagai guru ini menempuh perjalanan dari rumah dinasnya yang ada di SDN 2 Desa Tulung Kecamatan Saradan hingga menuju rumah orang tua Pakde Karwo yang ada di ada di RT 10 RW 04 Dusun Panggah, Desa Palur, Kecamatan Kebonsari melewati jalan Raya Madiun-Surabaya dan sempat istirahat untuk Sholat Dhuhur di Masjid Balerejo.
Suwarno kepada detiksurabaya.com Rabu (12/11/2008) menjelaskan bahwaa dirinya mulai kecil sudah mengabdi kepada keluarga Pakde Karwo mulai menggembala kerbau hingga akhirnya dirinya menjadi guru olahraga.
"Saya mengabdi sejak kecil angon kerbau dan dibantu terus sampai saya jadi guru gini," jelas Suwarno sambil jalan melintas di Desa Kaibon Kecamatan Geger.
Suwarno menambahkan bahwa sebelum jalan kaki tersebut dirinya juga mencukur habis rambutnya hingga gundul dan ingin sungkem menemui adik kandung Pakde Karwo bernama Sukarti yang menempati rumah kediaman Pakde.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Suwarno yang mengenakan kaos bergambar pasangan KarSa yang menjadi pusat perhatian pengguna jalan terus melangkahkan kakinya meski diguyur hujan.
Sementara itu puluhan warga tetangga Pakde Karwo lainnya yang juga telah menggundul kepalanya ikut menjemput Suwarno di Jembatan Catur Desa Kaibon Kecamatan Geger untuk berjalan bersama–sama melanjutkan perjalanan yang masih 25 Km lagi. (gik/gik)










































