Bahkan banyak orang yang terpaksa keliling dari satu tempat ke tempat lain untuk mendapatkan jenis bahan bakar tersebut. Meski begitu tak jarang mereka harus pulang dengan jeriken kosong.
"Biasanya saya tiap hari dikirim ke rumah. Tapi sudah dua minggu ini kiriman tidak datang. Jadi saya terpaksa muter-muter ke sana kemari," kata Wiya Susanta, pengusaha susu kedelai di Slagi Kelurahan Pacitan ditemui detiksurabaya.com saat antre di salah satu pangkalan di Jalan Gatot Subroto, Rabu (12/11/2008).
Susanta mengungkapkan, untuk memasak susu kedelai tiap harinya ia menghabiskan minyak tanah minimal 8 liter. Namun sejak terjadinya kelangkaan, ia paling banyak hanya mendapat 6 liter. Akibatnya, ia terpaksa mengurangi kapasitas produksi.
Bukan hanya konsumen yang dibuat kelimpungan lantaran kelangkaan minyak tanah, beberapa pemilik pangkalan juga mengaku kebingungan melayani pembeli. Ini karena pasokan yang diterima dari agen kian menurun.
Bahkan karena minimnya stok yang dimiliki, sebagian pangkalan terpaksa membatasi penjualan.
Suneti (58) pemilik pangkalan di Jalan Tentara Pelajar menuturkan, dalam kondisi normal ia
mendapat jatah 3 drum tiap kali pengiriman. Tapi sejak sebulan terakhir hanya satu drum yang terisi. Tak ayal, perempuan tua itu terpaksa menolak jika ada pembeli yang membawa wadah besar.
"Maaf, ini hanya untuk tetangga sekitar," ujar perempuan yang akrab disapa Bu Turuh itu menjawab pembeli yang datang.
Kasubdin Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pacitan Prasetyo
Wibowo membenarkan terjadinya pengurangan kuota minyak tanah.
Meski begitu pengurangan sebenarnya telah terjadi mulai tujuh bulan lalu, tepatnya saat harga BBM mengalami kenaikan. Kebijakan ini diambil lantaran konsumsi masyarakat terhadap minyak tanah juga ikut menurun seiring melambungnya harga di pasaran.
"Dulunya kita mendapat kuota 25 ton per hari, lalu diturunkan menjadi 20 ton. Ternyata jumlah itu belum cukup," ujar Prasetyo ditemui detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Basuki Rahmat. (gik/gik)











































