Peristiwa bermula saat warga Jalan Ki Ageng Gribig Gg 1 A RT 7/RW 6 minum obat panas dan berpamitan hendak kencing pukul 01.00 WIB, Selasa (11/11/2008).
"Dia memang terus minum obat sejak kelas 5 SD," ujar salah satu kerabat korban Andreas (31) saat di lokasi.
Setelah mimun obat, korban pamit ke kamar kecil untuk buang air kecil ke ibunya. Beberapa menit korban tidak juga kembali, akhirnya ibu korban mencoba mencari ke kamar mandi. Karena tidak ketemu, ibu korban lantas berteriak dan curiga bahwa korban telah terpleset masuk ke dalam sumur.
Warga lantas berdatangan memastikan keberadaan korban. Sekitar 1 jam, warga belum juga berhasil mengangkat korban yang dipastikan tercebur ke sumur yang hanya dipagari bata tembok setinggi 0,5 meter.
"Saat jangkar dimasukkan memang terasa nyangkut di sesuatu yang kami duga tubuh Faul," ujar Andreas.
Warga menghubungi tim SAR Malang yang datang ke lokasi sekitar pukul 02.00 WIB. Terbatasnya tenaga dan alat, 9 tim SAR akhirnya berhasil mengangkat jenazah sekitar pukul 04.00 WIB.
"Jenazahnya memang ada di dasar sumur dan berhasil diangkat," ujar Anggota Tim SAR, Bambang saat dihubungi.
Menurut Bambang jangkar tersebut nyangkut di antara kaos dan celana korban. Setelah diotopsi pagi tadi, keluarga merencanakan pemakaman sekitar pukul 09.00 WIB.
Secara terpisah, Kapolsekta Kedung Kandang AKP Nur Hadi membenarkan kejadian tersebut. Beberapa anggotanya juga dikerahkan untuk membantu warga dan SAR dini hari tadi. (fat/fat)











































