Kapolda yang datang dengan mengenakan pakai preman ini dikawal oleh oleh seorang anggota Densus 88 berpakaian preman, serta bersenjata laras panjang.
Namun, karena hujan mengguyur tempat Desa Tenggulun, Herman S Sumawiredja akhirnya hanya bisa memantau pekasanaan pengamanan dari depan sebuah warung.
Sayangnya, Kapolda enggan berkomentar jauh masalah peristiwa adu dorong antara polisi dengan massa pendukun Amrozi. "Silakan nilai saja yang tadi," ujar Irjen Pol Hermas S Sumawiredja singkat. (bdh/bdh)










































