Keluarga Amrozi Kecewa Pengamanan Polisi yang Berlebihan

Keluarga Amrozi Kecewa Pengamanan Polisi yang Berlebihan

- detikNews
Minggu, 09 Nov 2008 04:06 WIB
Keluarga Amrozi Kecewa Pengamanan Polisi yang Berlebihan
Jakarta - Keluarga besar Almarhum Amrozi dan Muklas, dua terpidana Bom Bali I yang telah dieksekusi kecewa dengan sikap aparat kepolisian yang terlalu berlebihan dalam mengamankan prosesi penyambutan jenazah di Desa Tenggulun, Lamongan.

Kekecewaan itu diungkapkan Ustadz Chozin yang khusus menemui wartawan di sekitar
rumah duka, Minggu (9/11/2008).

"Saya meminta kepada kepolisian agar para pelayat yang akan datang tidak dihalangi," Kata Ustadz Chozin dengan didampingi salah satu pengacara TPM Fahmi Bachmid.

Ustadz Chozin mengaku telah mendapat informasi, kalau rombongan pelayat dihadang di
kawasan Paciran. Mereka tidak diperbolehkan menuju ke Desa Tenggulun. "Itu kendala yang kita rasakan. Beri kesempatan mereka untuk melayat," pinta dia.

Menurutnya, itu hanya sebagian contoh kecil. Baru satu mobil yang dihadang, itu berdasarkan informasi yang diterimanya. Dia memperkirakan jumlah pelayat akan lebih banyak. Jika terlalu ketat akan banyak pelayat yang tidak bisa masuk ke Tenggulun. "Mungkin akan terus mengalir ke Tenggulun," tandasnya. (wln/bdh)
Berita Terkait