Dalam aksinya, massa menyerukan agar eksekusi terhadap terpidana mati pelaku Bom Bali I dibatalkan. Menurutnya, ketiga pelaku Bom Bali I, Amrozi, Ali Gufron alias Muklas dan Imam Samudera adalah mujahid dan bukan teroris.
"Mereka telah berjuang untuk agama Islam. Mereka bukan teroris, tapi mereka adalah mujahid," teriak salah satu orator aksi yang disambut teriakan massa kalimat takbir Allahu..Akbar, Allahu..Akbar, Allahu..Akbar, Sabtu (8/11/2008).
Massa yang sebagian besar menggunakan kaos warna hitam bertuliskan arab di bagian belakang kaos itu meneriakkan yel-yel dukungan Amrozi Cs. Selain itu mereka juga membentangkan spanduk warna putih dan bertuliskan 'Mereka Mujahid bukan Teroris' bertuliskan warna merah.
Mereka menilai bahwa, eksekusi terhadap Amrozi Cs adalah suatu pembunuhan terhadap mujahid. "Pemerintah membunuh Mujahid bukan mengeksekusi," yang disambut lagi kalimat takbir Allahu..Akbar, Allahu..Akbar, Allahu..Akbar..
Aksi massa pendukung Amrozi Cs tersebut berlangsung sekitar 30 menit dan sempat membuat Jalan Desa Tenggulun di depan Ponpes Al Islam mengalami kepadatan. Sebab masyarakat banyak yang melihat aksi tersebut dengan duduk di atas sepeda motor, sepeda angin dan duduk-duduk.
Dari pantauan detiksurabaya.com, aksi mereka tidak mendapatkan pengamanan ketat dari petugas kepolisian. Namun, terlihat beberapa aparat kepolisian yang berpakaian preman dan melihat aksi tersebut dari kejauhan. (roi/fat)










































