Kaburnya pelaku pembunuhan terhadap korban Inayatun Nafiah (18) warga Dusun Tembakur Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (7/11/2008). Namun, Aziz diduga melarikan diri pada tengah malam dengan cara merusak gembok pintu ruang tahanan.
Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, setelah merusak gembok pintu ruang tahanan, pelaku memanjat dan menjebol atap genting ruang tahanan yang berdekatan dengan ruang penjagaan. Kemudian turun melalui tower yang berada di depan rumah dinas kapolsek.
Kapolsek Bangorejo AKP Heru Kuswoto saat dikonfirmasi hanya menjawab singkat. "Lewat genting," singkatnya.
Sebelum kabur dari ruang tahanan Mapolsek Bangorejo, sehari sebelumnya kerabat korban datang untuk menjenguk tersangka. Atas peristiwa itu, Wakapolres Banyuwangi Kompol Harjo Hariyono dan Kabagops Kompol Bagio Sp langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi ruang sel tahanan Polsek Bangorejo.
Selain itu pihak kepolisian langsung menetapkan tersangka sebagai buronan. "Langsung kita tetapkan sebagai buronan dan anggota saya perintahkan untuk melakukan pengejaran," tegas Wakapolres kepada wartawan.
Harjo menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kaburnya tahananĀ Mapolsek Bangorejo. Sementara kaburnya tahanan kasus pembunuhan itu membuat resah masyarakat. Sebab warga khawatir tersangka bisa berbuat tindak kriminal kembali dan mencelakai orang.
"Lho kok bisa kabur gimana? Bahaya itu. Polisi harus segera menangkapnya kembali," harap Eko warga sekitar Polsek Bangorejo. (roi/fat)










































