"Ini kami temukan berdasarkan laporan masyarakat dan tentunya kami sangat menyesalkan," kata salah satu anggota Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur (Panwas Pilgub) Kota Kediri, Zainal Arifin saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Selasa (4/11/2008).
Zainal menambahkan, atas temuan tersebut pihaknya mengkhawatirkan akan semakin tingginya angka golput.
"Bagimana bisa kita menekan golput, kalau pendistribusian kartu pemilih saja terjadi kendala seperti ini. Nah kalau masyarkat tidak memegang kartu pemilih kan praktis mereka pasti akan malas datng ke TPS," imbuhnya.
Dijelaskan oleh dia, keterlambatan pendistribusian kartu pemilih diakuinya karena kesalahan KPUD, baik di tingkat provinsi maupun Kota Kediri.
"Kami sudah koordinasi dan mereka mengakui adanya keterlambatan. Jelaskan mereka yang salah, karena mengiorimkan kartu pemilih terlalu mepet," tegasnya.
Sementara data yang dimiliki detiksurabaya.com, dalam pemilihan gubernur putaran pertama di Kota Kediri, jumlah masyarakat yang tidak menyalurkan hak pilihnya mencapai 32% dari total jumlah pemilih 193.558 orang.
Untuk pemilihan gubernur putaran kedua, jumlah DPT di Kota Kediri mencapi 199.914 orang. Jumlah tersebut akan menyalurkan aspirasinya di 493 TPS yang telah disediakan.
Secara terpisah, KH Idris Marzuki Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'ien, Lirboyo Kota Kediri saat ditemui usai menyalurkan aspirasinya di TPS 15 Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto kembali menegaskan siap mengerahkan seluruh santrinya untuk memenangkan pasangan Soekarwo dan Saifulloh Yusuf (KarSa).
"Adanya santri yang tidak memilih KarSa di putaran pertama, insyaalloh tidak akan terulang di putaran kedua ini," tegas kiai kharismatik yang akrab disapa Mbah Idris ini.
Meski demikian, Mbah Idris mengkhawatirkan terpecahnya suara KarSa, akibat kemunculan selebaran black campaign beberapa hari sebelum pemilihan.
"Kekhawatiran pasti ada, apalagi selebaran itu sangat cepat menyebar luas. Tapi saya berdoa semoga hal itu tidak sampai terjadi," ujar Mbah Idris. (fat/fat)











































