"Kami kemari untuk mengajak keluarga Amrozi ke TPS," kata Hasim, petugas PPS saat
ditemui detiksurabaya.com di dekat rumah orang tua Amrozi di Tenggulun, Lamongan,
Selasa (4/11/2008).
Petugas yang mendatangi rumah Amrozi ada dua orang. Keduanya berjalan kaki menuju
rumah Amrozi dan orang tuanya yang berdampingi. Kedua rumah tersebut dalam keadaan tertutup rapat.
Petugas yang duduk di depan rumah tidak dihiraukan oleh Hj Tariyem dan Susiati istri Amrozi. Ketika Hj Tariyem keluar rumah untuk mengantar tamu kemudian didatangi oleh dua orang itu, perempuan berjibab hitam itu langsung bergerak cepat masuk rumah seperti ketakutan
dengan orang asing.
Ketika ditanya lagi mengenai keluarga Amrozi, dua pria berpenampilan santai itu tidak menjawab. "Jatah mereka nyoblos di TPS 4," tuturnya menyudahi pembicaraan. (stv/bdh)










































