Tetangga terpidana mati Bom Bali I sama sekali tak mengetahui kepemilikan mobil warna biru muda yang diduga bekas taksi itu. Menurut warga, mobil bernopol B 2710 TO itu diketahui warga mulai diparkir di teras rumah sejak pertengahan Oktober 2008.
Sebagian besar tetangganya menggelengkan kepala ketika ditanya kepemilikan mobil keluaran Amerika Serikat tersebut. "Tidak tahu milik siapa. Tapi sudah terparkir belum lama di situ," kata seorang wanita yang rumahnya tak jauh dari rumah Amrozi.
Wanita yang sehari-hari membuka warung makanan dan jajanan ini menduga itu milik salah satu istri Amrozi. "Mungkin saja milik istrinya. Itu baru saja kok di situ," tambahnya.
Meski tak mau tahu mobil milik siapa, namun warga juga membicarakan merek mobil itu. Mereka mengguncingkan mengenai idealisme keluar Amrozi yang dikenal anti 'barat' seperti yang selalu disampaikan Amrozi Cs selama ini di media.
"Kalau itu benar milik keluarga Amrozi, berarti lucu. Amrozi kan anti Amerika, tapi kok mobilnya mereknya Ford. Tapi saya tidak tahu itu mobilnya siapa," sindir seorang wanita dengan sinis yang ditemui detiksurabaya.com di rumahnya, Minggu (2/11/2008).
Wanita beranak satu yang tak mau disebut namanya ini mengakui jika selama bertetangga dengan keluarga Amrozi namun tak banyak yang mengetahui secara pasti kegiatannya, khususnya istri Amrozi yang selalu mengenakan cadar itu.
"Kita tidak tahu. Siapa saja yang di dalam rumahnya. Setahu saya hanya ibunya yang tetap bertani selama ini," katanya sembari meminta namanya tak disebutkan. Detiksurabaya.com yang mencoba mencari siapa pemilik mobil itu mengalami jalan buntu. Rumah Amrozi saat diketuk tak ada yang menyahuti.
Ibu Amrozi, Tariyem memang masih tinggal di samping rumah milik Amrozi. Sedangkan Nur Hasyim, bapaknya telah meninggal beberapa tahun lalu karena sakit.
(gik/gik)











































