Kader PDIP Tak Dukung Ka-Ji, Dipecat!

Pilgub Jatim Putaran II

Kader PDIP Tak Dukung Ka-Ji, Dipecat!

- detikNews
Minggu, 02 Nov 2008 18:15 WIB
Kader PDIP Tak Dukung Ka-Ji, Dipecat!
Bojonegoro - H-2 jelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim putaran kedua, suhu politik makin memanas. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ancam akan memecat kadernya yang tidak mendukung pasangan Khofifah-Mudjiono (Ka-Ji).

Dihadapan ribuan kadernya di Kabupaten Bojonegoro Megawati mempertegas komitmen dukungan PDIP terhadap pasangan Ka-Ji. Bukan main-main, Khofifah juga ikut bersama rombongan Mega ke Bojonegoro untuk bersosialisasi dengan kader PDIP.

"Semua kader PDIP harus dukung Ka-Ji. Kalau tidak patuhi instruksi maka harus dicopot dari partai," tegas Megawati dalam pidato konsolidasi PDIP di gedung Islamic Center Bojonegoro, Minggu (2/11/2008).

Lebih jauh Megawati menjelaskan jurus PDIP untuk "menjual Ka-Ji" pada rakyat, yaitu dengan cara door to door. Tiap kader mulai tingkat DPD Jatim, DPC Kabupaten, PAC Kecamatan, sampai Ranting Desa wajib mensosialisasikan Ka-Ji langsung dari rumah ke rumah warga.

"Semua kader harus mendatangi rumah orang-orang yang ada di wilayah masing-masing. Ketuk pintu, perkenalkan Ka-Ji dan imbau mereka untuk mencoblos nomor 1," tambah Megawati diiringi riuh tepuk tangan ribuan kader PDIP.

Temu kader PDIP di Bojonegoro sekaligus dimanfaatkan oleh putri kedua Bung Karno ini sekaligus untuk kampanye Pilpres 2009. Megawati menyatakan tekadnya untuk kembali maju merebut kursi RI-1 yang dulu sempat didudukinya.

"Saya pernah jadi Presiden RI hanya 3 tahun meneruskan KH Abdurrahman Wachid. Tapi 2004 lalu saya gagal karena tidak semua kader PDIP dukung saya. Tapi saya yakin sekarang masih banyak rakyat yang mendukung saya," kata istri Taufik Kiemas ini optimis.

Megawati akui pada saat Pilpres 2004 lalu adalah masa keterpurukan PDIP. Namun dia yakin bahwa riak politik dalam tubuh parpol berlambang banteng moncong putih itu sudah berlalu. Sehingga Mega yakin pada Pilpres 2009 nanti mampu merebut simpati warga pemilih. (gik/gik)
Berita Terkait