Namun jangan dibayangkan jika pasukan bersenjata banyak berkeliaran di lokasi tambang migas yang dioperatori ExxonMobil, perusahaan asal Amerika itu itu.
Pengamatan detiksurabaya.com, Minggu (2/11/2008), di ladang migas yang berada di Desa Mojodelik Kecamatan Ngasem ini tetap dijaga oleh personel keamanan dari Mobil Cepu Limited (anak perusahaan Exxon) seperti biasanya.
"Hanya saja polisi lebih sering patroli ke sini," kata salah satu petugas keamanan di lokasi sumur Banyu Urip.
Di lingkungan sekitar Blok Cepu pun juga relatif normal. Tak ada pengamanan mencolok yang dilakukan warga. Namun warga setempat maupun petugas keamanan tetap mewaspadai adanya aksi teror di Blok Cepu .
"Meski tidak ada penambahan personel, namun kami secara intensif terus melakukan patroli dan pengawasan. Ini adalah instruksi dari Kapolri," ujar Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Suharyono kepada detiksurabaya.com, Minggu (2/11/2008).
Pengawasan dan patroli dilakukan petugas terhadap semua kawasan Blok Cepu khususnya lokasi Sumur Banyu Urip di desa Mojodelik, Ngasem,Bojonegoro maupun kantornya di Cepu.
Suharyono menyebut bahwa polisi berstatus siaga 1 dalam melakukan pengamanan tersebut. 4 personel dalam satu shift penjagaan akan melakukan pengawasan dan patroli secara rutin di Blok Cepu. (iwd/gik)











































