Suwito (45), saksi mata saat dimintai keterangan di Polsek Wonoasri mengatakan, dirinya tidak sengaja melihat mayat saat sedang mencangkul sawah untuk tempat bibit padi.
"Saya waktu itu mencangkul buat tempat bibit padi, kok ada orang tergeletak saya dekati kayaknya meninggal, terus saya lapor warga lain dan polisi," jelas Suwito saat memberikan keterangan di Polsek Wonoasri, Sabtu (1/11/2008).
Kapolsek Wonoasri AKP Gampang mengatakan bahwa korban pertama kali memang ditemukan oleh seorang warga tergeletak tak jauh dari rel kereta. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit.
"Begitu mendapat laporan, anggota kita terjunkan ke TKP dan korban sampai saat ini belum teridentifikasi karena tidak ada identitas di tubuh korban," jelas AKP Gampang.
Menurut Gampang, ciri-ciriĀ mayat itu laki-laki berusia sekitar 25 tahun, tinggi 165 cm, rambut agak gimbal, kulit sawo matang, memakai celana panjang dan kaos hitam.
Dari pemeriksan yang dilakukan petugas, ditubuh korban tidak ditemukan adanya luka-uka atau bekas penganiayaan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, korban telah dibawa ke RS Panti Waluyo Caruban untuk diotopsi.
Gampang menambahkan, bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga diharap untuk melihat korban di rumah sakit. (bdh/bdh)










































