Aksi nekat yang dilakukan warga Desa/Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini setelah mendapati pacarnya memiliki pria idaman lain (PIL).
Informasi yang berhasil digali menyebutkan, tindakan nekat korban dilakukan saat hendak bepergian ke Jombang. Korban ditemukan oleh kondektur bus terkapar di atas kursi tempat duduknya, dengan kondisi leher tersayat dan darah segar mengucur deras.
"Kejadian ini pertama kali diketahui oleh kondektur bus sekitar jam 3 pagi tadi. Atas temuan tersebut crew dari bus tersebut langsung melaporkan ke kami," ujar Kapolsek Papar AKP Heru Tjahyono, Sabtu (1/11/2008).
Heru menambahkan, hasil pemeriksaan sementara korban diduga melakukan percobaan
bunuh diri setelah mengetahui pacarnya memiliki pria idaman lain.
"Hal ini kami ketahui dari beberapa pesan singkat yang ada di ponselnya. Di situ disebutkan pacarnya bernama Ida memiliki pacar baru, dan menolak diajak menikah," imbuh Heru.
Dari laporan kejadian, petugas saat ini masih melakukan penyelidikan mengenai motif
sebenarnya atas percobaan bunuh diri yang dilakukan korban. Sebuah cutter yang diduga sebagai alat untuk percobaan bunuh diri berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi tempat korban ditemukan.
Begitu ditemukan dan dilaporkan ke polsek, korban langsung dilarikan ke RSUD Pelem Pare, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pantauan detiksurabaya.com, kondisi kejiwaan korban masih tampak shock berat. Dia saat ini diikat di bangsal tempatnya dirawat, karena terus berontak dan tetap berkeinginan melakukan bunuh diri.
Sementara informasi dari pihak rumah sakit, akibat perbuatannya korban mengalami luka robek sepanjang 15 cm dan kedalaman 5 cm pada bagian lehernya.
"Dia masih kami rawat dan rencananya akan kami rujuk ke Malang berdasarkan permintaan keluarganya. Namun itu juga masih menunggu zin dari aparat kepolisian," ujar Riska, salah satu perawat di RSUD Pelem Pare saat dikonfirmasi wartawan. (bdh/bdh)











































