Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, bermula saat Ririn (18), pembantu pemilik rumah hendak menyalakan kompor. Karena, saat itu Rinrin hendak membuat roti yang menjadi mata pencaharian Tomy.
Setelah kompor dinyalakan, tiba-tiba meledak dan membakar atap. Ririn yang terkejut
dan panik karena di rumah seorang diri langsung berlari keluar dan berteriak. Karena saat kejadian kedua majikan Ririn sedang berada di toko kue milik mereka diĀ sekitar Jalan Sukarno Hatta Blimbing, Malang.
Api yang berasal dari ledakan kompor mitan langsung membesar dan melalap habis isi rumah. Beruntung, hanya dalam waktu 1 jam, api berhasil dijinakan oleh 4 unit PMK yang tiba di lokasi.
Sayangnya, meski kobaran api berhasil dijinakkan, namun seluruh isi rumah hangus terbakar. Sejumlah mesin penggiling tepung terlihat gosong terbakar, dua tabung LPG yang masih mengeluarkan gas juga diamankan petugas dengan dimasukkan ke dalam salauran air di depan rumah korban.
Sementara, Kapolsekta Lowok Waru AKP Pujiharto saat ditemui di lokasi belum dapat memberikan keterangan mengenai jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. "Baru saja kami selidiki," kata Pujiharto sambil masuk ke sebuah rumah tempat pemilik dan saksi berkumpul. (bdh/bdh)











































