Diduga tabung penyaring air itu meledak karena mengalami penyumbatan. Beruntung dalam kejadian ini tidak memakan korban jiwa. Hanya saja atap rumah milik Sumardi (45) warga Jalan Gunungsari RT 03/ RW 01, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, berada persis di belakang pabrik jebol terhantam seng atap pabrik yang terbang karena ledakan.
Kini, polisi dari Polres Malang masih menyelidiki dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TLP). Polisi juga memasang police line di lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, bahwa sebelum meledak terdengar bunyi tabung bocor hingga ke rumah warga di belakang pabrik yang memproduksi minuman mengandung etil alkohol itu.
"Setelah terdengar suara bocor kemudian meledak. Suara keras mas disertai seng atap pabrik berterbangan hingga ke rumah Pak Sumardi," kata Suroto seorang warga setempat kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Sementara Sumardi sendiri mengaku baru mengetahui kejadian ini setelah atapnya bagian dapur rumahnya jebol. Karena setelah terdengar ledakan Sumardi tak mengira rumahnya menjadi korban tertimpa seng.
"Terdengar ledakan keras berbarengan kemudian atap rumah saya ambrol," ungkap Sumardi pada wartawan seraya membersihkan lantai rumahnya dari pecahan atap rumah.
Handoko penanggungan jawab PT Sumbersari membenarkan adanya kejadian itu. Ledakan dikarenakan adanya penyumbatan pada tabungĀ penyaring air atau biasa disebut tabung softener.
"Karena tersumbat tabung kemudian meledak. Kejadian ini terjadi di ruang produksi," tutur Handoko kepada wartawan.
Handoko sendiri berjanji akan bertanggung jawab dengan adanya kejadian ini setelah ada rumah warga yang rusak. Langkahnya dengan melakukan pendataan.
(fat/fat)











































