Dinkes Malang Krisis Stok Obat HIV/AIDS

Dinkes Malang Krisis Stok Obat HIV/AIDS

- detikNews
Selasa, 28 Okt 2008 13:06 WIB
Surabaya - Dinas Kesehatan Kabupaten Malang kini mengalami krisis stok obat bagi penderita HIV/AIDS. Stok obat jenis Anti Rentrival (ARV) ini hanya cukup hingga akhir bulan ini.

"Mulai bulan depan kita kesulitan memberikan obat ini pada pasien HIV yang ada," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dr Agus Wahyu Arifin kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Selasa (28/10/2008).

Agus mengakui saat ini masih tergantung pada obat yang didapat dari bantuan lembaga swadaya peduli kesehatan atau HSP. "Tidak ada obat lain dan obat itu harganya mahal. Padahal harus diminum setiap hari," imbuhnya.

Selama ini, jelas dia, pemberian obat hanya ada di tiga tempat yakni Rumah Sakit Kanjuruhan, Puskesmas Sumberpucung dan Puskesmas Gondanglegi. Rencanannya Dinkes Malang akan mengalokasikan anggaran pada APBD tahun depan untuk membeli obat sendiri.

"Obat itu harus diminum setiap hari, jika tidak pasien HIV akan berubah terkena AIDS," tegas Agus.

Sementara itu jumlah pasien HIV/AIDS di Kabupaten Malang sejak tahun 1991 hingga Oktober 2008 jumlah pasien sebanyak 277 orang. Dari angka itu 3 orang pasien wanita dan 274 adalah pasien pria. (fat/fat)
Berita Terkait