Pantauan detiksurabaya.com, hingga pukul 09.00 WIB api di lantai dasar bangunan masih terlihat berkobar. Bahkan api membakar sebagian atap yang belum terbakar di lantai dua pojok timur bagian depan bangunan pasar. Tak terlihat ada petugas PMK yang melakukan pemdaman.
Salah satu pedagang sayur, Edi menuturkan, sejak tiga hari lalu, Kamis (23/10/2008) api memang masih menyala di lantai dasar bagian belakang tempat penjualan sembako. Namun, pagi hari ini api muncul di lantai dua. Tepatnya di bagian pojok timur depan pasar. Melihat kondisi itu,w arga pun kembali memadati lokasi.
"Api itu naik lagi di dekat kabel listrik trus membesar tapi kita hanya melihat nggak bisa memadamkan. Lah wong di pagar rapat dengan anyaman bambu," jelas Edi kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (25/10/2008).
Bahkan sudah dua hari hujan mengguyur Kota Madiun, namun api juga tak mampu padam. Sementara dari pihak Tim Labfor Polda Jawa Timur belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Sebab masih melakukan penyelidikan, meski sudah membawa barang bukti 2 kompor minyak tanah.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com di sekitar pasar, lokasi pasar masih banyak anggota kepolisian serta ratusan pedagang berjualan di pinggir Jalan panglima Sudirman. Akibatnya, arus lalu lintas terhambat meski di sebelah barat pasar di Perempatan Tugu Jalan Pahlawan sudah dilakukan penutupan karena banyak pengguna kendaraan bermotor yang nekat masuk ke arah pasar.
Sebelumnya, ribuan stand Pasar Besar Madiun terbakar sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (23/10/2008). Meski tak ada korban jiwa, namun pedagang mengeluhkan PMK yang terkesan lamban saat memadamkan api. (gah/fat)











































