Ketua Tim Pemeriksa Kebakaran Labfor Polda Jatim, Kompol Kompol Sudi Haryono menjelaskan untuk mengungkap penyebab kebakaran diperlukan waktu dan barang bukti akan dibawa ke Surabaya untuk penelitian lebih lanjut.
"Kita masih teliti barang bukti 2 kompor minyak tanah yang kemungkinan asal muasal apinya," jelas Kompol Sudi kepda wartawan di lokasi, Jumat (24/10/2008).
Dua kompor minyak tanah yang telah dibawa tersebut yakni berada di kios toko mainan milik Jainal (38) warga Jiwan dan kios penyepuh emas milik Budi (40) warga sekitar pasar yang diduga asal muasal api kebakaran.
Sementara dari pantauan detiksurabaya.com sejumlah titik api masih tampak terlihat di kios penjual sembako yang ada di bagian belakang bangunan pasar. Api terus membara di tumpukan beras, kedelai serta barang-barang sembako lainnya.
Sedangkan puluhan warga masih tampak antusies ingin melihat kondisi pasar yang terbakar dengan bergerombol di pintu masuk pasar yang telah dijaga ketat anggota kepolisian.
Sebelumnya, ribuan stand Pasar Besar Madiun terbakar sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (23/10/2008). Meski tak ada korban jiwa, namun pedagang mengeluhkan PMK yang terkesan lamban saat memadamkan api. (fat/fat)










































