"Kita ini menyesalkan terhadap petugas dan PMK, kenapa ada hydrant kok tidak digunakan sejak tadi. Kalau itu digunakan, jelas pasar tidak akan ludes kayak sekarang," kata salah satu pedagang stand P-4 lantai II, Agus kepada detiksurabaya.com saat di lokasi, Kamis (23/10/2008).
Agus menyebutkan, tidak mungkin hydrant tersebut rusak. Pasalnya pada Agustus 2008 lalu, petugas PMK melakukan simulasi kebakaran. Bahkan semua hydrant dipakai dan hasilnya baik-baik saja.
"Masak sih rusak, lha wong Agustus lalu petugas PMK melakukan simulasi dan hydrant bisa dipakai," tandasnya.
Sebelumnya, ribuan stand di Pasar Besar Madiun terbakar sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi. Para pedagang pun berusaha menyelamatkan barang-barang dagangannya. (fat/fat)











































