"Tidak ada pengaruh sama sekali dengan Pilwali," kata Kapolwil Madiun, Kombes Pol Tampubolon singkat kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Kamis (23/10/2008).
Saat ditanya apakah pihak kepolisian merasa kecolongan, Tampubolon menyarankan untuk bertanya ke Kapolresta Madiun AKBP Setija Junianta. Namun hingga pukul 07.50 WIB beberapa kali dihubungi, ponsel Kapolres tidak diangkat.
Sebelumnya kemarin, Rabu (22/10/2008) Polresta Madiun melakukan berbagai persiapan pengamanan dan mengerahkan 1.200 anggota PAM Pilwali. Jumlah tersebut terdiri dari 640 personel polisi dan Brimob, 524 personel linmas, TNI dan Satpol PP.
"Pengamanan sudah kita ditingkatkan dan 1.200 personel akan disebar di 264 TPS. Masing-masing TPS akan ada satu polisi dan 4 linmas," jelas Setija.
Selain di TPS dan kantor KPU, jelas dia, pusat-pusat perbelanjaan pun dilakukan penjagaan. Pihaknya mengimbau semua pihak untuk saling menjaga diri dan tidak mudah terpancing provokasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pilwali Madiun ini diikuti 5 pasangan calon yang akan bertarung untuk memimpin Kota Madiun.
Mereka yakni, pasangan Kokok Raya-Suparminto (KOMIT), pasangan Hari Suci-Hartoyo (HAYO), pasangan Wisnu Suwartodewo-Ngedi Trisno (WANGI), pasangan Bambang Irianto-Sugeng Rismiyanto (BARIS) dan pasangan Gatut Supriyoga-Kus Hendrawan (GAWAN). (fat/fat)











































