Belum diketahui berapa jumlah penumpang yang dibawa dari Sapeken. Namun, kapal milik Pemprov Jatim ini tadi malam sempat bersandar di Pelabuhan Batu Guluk, Kangean. Lalu meneruskan perjalanan yang rencananya akan menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep.
Namun saat berada di dekat perairan Sapudi membentur karang sehingga oleng. Nahkoda mukti Palapa berusaha untuk mendekati bibir pantai, dan saat ini berada di 7 mil dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep.
Belum diketahui pasti penyebab kenapa bisa membentur karang. Padahal, ketinggian ombak sejak berangkat hingga mendekati Pulau Sapudi tidak terlalu keras.
Salah seorang penumpang, Muraup (45) mengaku terkejut saat kapal membentur karang,
padahal ombak normal. Saat membentur itulah kapal mulai oleng dan penumpang semuanya menjerit.
"Saya juga kaget, karena saat membentur karang semua penumpang menjerit dan panik. Tidak ada penjelasan dari pihak Amukti Palapa," kata Muraup kepada detiksurabaya.com, Rabu (22/10/2008).
Sebagian penumpang sudah banyak yang memakai pelampung. Bahkan, barang-barang bawaan ada yang dibuang untuk meringankan beban kapal.
Saat ini, posisi kapal semakin miring hingga 45 derajat. Bila tidak ada usaha maka kapal akan tenggelam. Sedangkan semua penumpang dievakuasi oleh nelayan setempat. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sebab, semua penumpang langsung berusaha meminta pertolongan pada nelayan," katanya.
Sementara, Kepala Adpel Kalianget, Sumenep A Racheim membenarkan jika KM Amukti
Palapa saat ini berada di 7 mil dari pelabuhan Kalianget. "KM Amukti Palapa saat ini ada di Pulau Sapudi," kata Rachiem pada detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep.
Dia mengaku belum tahu pasti berapa jumlah penumpang. Sebab, komunikasi dengan pihak terkait terganggu jaringan. "Jadi, maaf belum bisa memberi penjelasan lebih banyak," ujarnya. (bdh/bdh)










































