Gelombang Tinggi, Nelayan Sendangbiru Tak Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Sendangbiru Tak Melaut

- detikNews
Minggu, 19 Okt 2008 16:39 WIB
Gelombang Tinggi, Nelayan Sendangbiru Tak Melaut
Malang - Dalam sepekan, 20 persen nelayan Pantai Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Malang tak melaut. Pasalnya, cuaca buruk, gelombang tinggi di atas 3 meter & angin kencang terus melanda Perairan Laut Selatan Pulau Jawa.

"Sebanyak 20 persen nelayan dari 400 nelayan yang ada di Sendangbiru tak melaut seminggu ini," ujar Koordinator Paguyuban Nelayan Pantai Sendangbiru, H Atmo Ismail kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Minggu (19/10/2008).

Sementara, lanjut dia, sejumlah nelayan lainnya tetap nekat melaut karena desakan ekonomi. Rata-rata nelayan yang nekat melaut karena memiliki perahu jenis Sekoci dan Payangan.

Menurutnya, saat ini sedang musim ikan tongkol dan ikan layang. Sehingga beberapa nelayan tetap nekat melaut untuk mendapat tangkapan. Kondisi cuaca buruk di Perairan Laut Selatan Pulau Jawa juga dibenarkan Badan Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang.

Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Badan Klimatologi Karangploso, Antoyo Setyadi Pratikno memprediksi dalam sepekan mendatang cuaca buruk, angin kencang serta gelombang tinggi bakal datang lebih parah.

Pihaknya mengimbau nelayan untuk berhenti melaut di Perairan Laut Selatan Pulau Jawa. Khususnya wilayah Malang Selatan. "Tekanan angin diprediksi akan tinggi minggu depan di Pulau Jawa sampai 25 knot yang akan berakibat tinggi gelombang air laut," jelas Antoyo.

Biasanya, lanjut Antoyo, kecepatan dan tekanan angin di Pulau Jawa pada cuaca normal berkisar 10-15 knot. "Apalagi ini masuk masa pergantian musim dari kemarau ke penghujan," imbuhnya.

Antoyo juga mengimbau para nelayan untuk lebih waspada di Bulan November. Karena di bulan itu berpotensi terjadi badai terbesar. "November kita masuk pada siklus tahunan badai besar di Perairan Laut Selatan Pulau Jawa," ungkap Antoyo. (fat/fat)
Berita Terkait