Akibatnya para siswa kelas III hingga VI itu mengalami mual, muntah dan pusing-pusing. Peristiwa itu bermula saat para siswa sedang istirahat sekolah sekitar pukul 10.00 WIB. Para siswa pun memburu salah satu penjual sosis yang digoreng dengan harga per buah Rp 500.
Rupanya 30 menit kemudian, para siswa yang sudah mengikuti pelajaran mengeluhkan mual, pusing dan muntah-muntah. Karena kondisi para siswa mengkhawatirkan para guru pun segera membawa mereka ke Puskesmas Gandusari.
Salah satu siswa kelas VI, Siti Zulaikha (12) mengaku saat jam istirahat membeli sosis goreng seharga Rp 500.
"Sesudah makan tidak ada yang aneh. Tapi setelah 30 menit saya merasa mual, pusing dan muntah-muntah," kata Zulaikha saat mendapat perawatan intensif kepada detiksurabaya.com.
Saat itu, Zulaikha yang kondisinya sudah diinfus mengaku hanya dua orang yang muntah-muntah di dalam kelasnya. Selanjutnya dirinya langsung dibawa ke puskesmas. Tak berlangsung lama, puluhan siswa dibawa ke puskesmas.
Kepala Puskesmas Dr Wahyu Cahyo Wibowo mengaku saat ini sudah 19 siswa yang dirawat intensif. Sedangkan 10 siswa lainnya mendapat rawat jalan di sekolah.
"Saat ini kami sudah merawat 19 siswa yang sudah diinfus. Sementara 10 lainnya dirawat jalan. Mereka kami berikan infus dan memberi obat pencegah mual dan muntah," tambahnya.
Pihaknya saat ini membawa sisa sosis ke lab untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.
Kapolsek Gandusari, AKP Sukadi mengaku saat ini dilakukan pemeriksaan terhadap penjualnya, Muhammad (28) warga Dusun Jangan Kalung, Desa Selorok Kecamatan Garum, Blitar.
"Dari hasil penyelidikan dan dugaan penyebab keracunan, siswa makan-makanan kentucky. Bukan makan sosis yang diungkapkan oleh para siswa. Dugaan, kentucky yang dibungkus dengan tepung merupakan barang kadaluarsa," jelas Sukadi saat berada di puskesmas.
Ke-19 korban keracunan sosis itu yakni, Siti Zulaikha (12), Tina (11), Defa (11), Nur Cahyo (9), Sri Wulandari (9), Defita (10), Listi (10), Fahrul (11), Depi (11), Vina (10), Eko (11), Santo (11), Denis (12), Ahmad Reki (9), Siti (12), Azizah (11), Email (11), Arif (11) dan Irul (11).
(fat/fat)











































