Salah satunya petani yang ada di Desa Singgang, Kecamatan Sugio. Keluhan anjloknya harga tembakau ini dirasakan sejak sebulan terakhir ini.
Menurut Sugianto, harga tembakau basah sekarang anjlok menjadi Rp 2 ribu perkilo, padahal sebelumnya harga tembakau basah bisa mencapai Rp 9 ribu perkilo.
"Ya kalau begini terus kita pasti rugi Mas," ujarnya kepada detiksurabaya.com di area lahan tembakau, Kamis (16/10/2008).
Sugianto menuturkan, anjloknya harga tembakau ini juga diperparah dengan datangnya musim hujan yang menurut mereka datangnya lebih cepat.
"Kalau terkena hujan bisa dipastikan kualitas daun tembakau akan turun,"ungkapnya.
Sementara Yusuf, petani tembakau lain yang ada di Desa Bakalan, Kecamatan Sugio menjelaskan tahun ini para petani hanya bisa memanen sebanyak 4 kali.
"Padahal biasanya, tiap tahun kami bisa memanen 5 hingga 6 kali," terang Yusuf. (fat/fat)











































