"Saya baru dua hari di sini pak, kenapa bapak bawa," kata Niken (32), kepada petugas Kessos saat diamankan.
Lokalisasi ilegal yang berselubung warung di kawasan hutan jati Perhutani RPH Kupang itu, milik 'N' (42), seorang guru di Dinas Pendidikan Kecamatan Kebomas, Gresik.
"Ini dikelola oleh isterinya," kata Sudarto, petugas Kantor Kessos kepada wartawan.
Kepala Kantor Kessos Kabupaten Mojokerto, Joedha Setjo Hadi menyatakan segera melaporkan kasus ini ke Pemkab Gresik.
"Lokalisasi itu sudah kami selidiki sejak 3 bulan lalu, dan pasti milik PNS guru di Gresik," kata Joedha kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Selain lokalisasi itu, petugas Kantor Kessos juga menggerebek 7 lokalisasi terselubung lain di Kecamatan Kemlagi dan Kecamatan Gedeg. Hasilnya, 30 perempuan pekerja seks komersial ditangkap dan dibawa ke Kantor Kessos di Jalan RA Basuni.
Sepulang dari razia di utara Sungai Brantas, petugas Kessos juga merazia beberapa lokalisasi terselubung di wilayah Kecamatan Mojosari dan Kecamatan Pungging, Senin malam ini. Sebanyak 13 PSK ditangkap dan dibawa ke kantor Kessos. (gik/gik)










































