Selain sopir, warga di sekitar TKP dan penumpang juga diminati keterangan sebagai saksi.
"Kalau sopir bus sampai saat ini belum datang. Kita akan tunggu kedatangannya hingga besok," jelas Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Etika Triadi kepada detiksurabaya.com, Sabtu (11/10/2008).
Sementara menurut Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bambang Sukmono bahwa sebelum terbakar bus sempat mengepulkan asap dan bau gosong. Saat itu bus yang berpenumpang sekitar 30 orang dari arah Jombang menuju Surabaya.
Melihat hal itu, bus ditepikan untuk mencari timbulnya asap dan memperbaiki AC dan aki bus. Setelah dirasa aman, bus kembali melaju menuju ke arah Surabaya. Namun sampai di Jalan Raya By Pass Mojokerto, asap dan bau gosong kembali muncul.
"Bus kembali ditepikan dan awaknya melihat kondisi bus. Saat melihat mesin bus dari bawah, terlihat percikan api," kata Bambang.
Tak lama kemudian, percikan api semakin membesar dan membakar seluruh bodi bus. "Sebelum terbakar semua, awak bus meminta penumpang segera turun dari bus. Sehingga kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa," tambahnya. (roi/fat)











































