Pelaku diduga masuk melalui atap mini market dengan menjebol plafon. Pelaku pun dengan leluasa menggasak uang tunai dan sejumlah barang, karena tempat tersebut tidak dijaga.
Selain leluasa masuk, pelaku berhasil mengacak-acak isi ruangan dan membawanya kabur. Diantaranya, uang tunai senilai Rp 15 juta, 14 bal rokok merk Dji Sam Soe serta rokok Djarum Super senilai Rp 20 juta, perhiasan emas senilai Rp 15 juta raib dibawa kabur.
Diperkirakan pelaku beraksi lebih dari dua orang. Kejadian itu sendiri baru diketahui korban saat akan menunaikan salat subuh. Melihat kondisi tempat usahanya berantakan, korban pun menyakini dirinya menjadi korban pencurian. Kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Wonosari.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mengendus jejak pelaku polisi juga mendatangkan anjing pelacak menyisir sekitar lokasi kejadian.
"Kita dalami penyelidikan dengan melakukan olah TKP menyeluruh di sekitar lokasi. Sementara ini masih belum menemukan titik terang," kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Sunardi Riyono saat dikonfirmasi detiksurabaya.com Sabtu siang.
Dari keterangan saksi di lokasi kejadian polisi menemukan adanya kecurigaan pelaku membawa kendaraan roda empat saat melakukan aksi tersebut.
"Ada yang mengetahui ada mobil berhenti di depan mini market korban yang diduga digunakan pelaku," imbuh mantan Kasatreskrim Polresta Pasuruan. (fat/fat)











































