Digoyang Gempa 4,7 SR, Warga Madiun & Magetan Berlarian

Digoyang Gempa 4,7 SR, Warga Madiun & Magetan Berlarian

- detikNews
Sabtu, 11 Okt 2008 09:29 WIB
Madiun - Gempa berkekuatan 4,7 skala ritcher (SR) dirasakan warga Kota Madiun dan sekitarnya pagi tadi pukul 04.26 WIB, Sabtu (11/10/2008). Gempa yang berpusat pada ordinat 7.79 lintang selatan dan 111.43 bujur timur atau 20 kilometer barat daya Madiun pada kedalaman 9 kilometer. Pusat gempa ini berada di daratan.

Menurut pengamat gempa Stasiun Geofisika Tretes, Yohan Setiawan bahwa gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami karena pusatnya di daratan. Selain itu gempa tidak menyebabkan kerusakan bangunan.

"Hanya bergoyang sedikit. Tidak menyebabkan kerusakan bangunan," katanya saat dihubungi detiksurabaya.com.

Yohan menjelaskan, gempa ini bisa dirasakan hingga Kota Nganjuk, Karangkates, Tretes, Pasuruan, Madiun dan Magetan.

Sementara imbas dari gempa ini warga Kota Madiun dan Magetan sempat berlarian ke luar rumah. Mereka mengaku tersentak kaget dan terjaga dari tidur karena merasakan ada getaran di sekitarnya selama beberapa detik.

Salah satu warga Kelurahan Tamanasri Kota Madiun, Lis (45 ) mengaku bahwa getaran itu muncul dua kali. Getara pertama berselang 30 detik dan getaran paling kuat dirasakan yang kedua kalinya sekitar 15 detik.

"Ya kaget Mas, waktu saya mau salat subuh tiba-tiba lampu rumah bergoyang dan badan kayak mau roboh," jelas Lis kepada detiksurabaya.com di rumahnya.

Meski merasakan getaran gempa, namun Lis mengaku tak ada kerusakan di rumahnya. Sedangkan Dely (27) warga Desa Waduk Kecamatan Takeran juga mengaku sata ada getaran gempa dirinya dibangunkan suaminya.

"Kata suamiku ada lindu (bahasa jawa gempa). Terus saya langsung keluar lari kumpul dengan warga," jelas Dely.

Sementara saat ini pihak Kesbanglinmas baik Madiun maupun Magetan belum mengintruksikan warga untuk mengungsi karena tidak ada getaran gempa lagi. (stv/fat)
Berita Terkait