105 Hektar Mangrove di Tuban Rusak

105 Hektar Mangrove di Tuban Rusak

- detikNews
Jumat, 10 Okt 2008 08:50 WIB
105 Hektar Mangrove di Tuban Rusak
Tuban - Sekitar 105 hektar lahan konservasi tanaman mangrove di sepanjang pantai Kabupaten Tuban rusak akibat abrasi air laut. Kerusakan itu mulai dari Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu hingga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Tuban.

Kerusakan makin parah setelah tanggul penghalau gelombang sepanjang 6 Km jebol beberapa waktu lalu akibat diterjang ombak. Jebolnya tanggul menyebabkan kikisan air laut makin mendekati pantai hingga merembet sejauh 30 meter.

"Abrasi air laut telah masuk dan mengikis lahan mangrove yang ditanam sepanjang tahun 2006 hingga 2007. Ada ribuan tanaman mangrove rusak dan sebagian lainnya hanyut dibawa gelombang," kata Ketua Kelompok Tani Pantai, Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Tuban, M Ali Mansur kepada wartawan di Pusat Pembibitan dan Pembudidayaan Mangrove (Mangrove Center) di desa setempat, Jumat (10/10/2008).

Ali Mansur menegaskan, sebenarnya kerusakan lahan mangrove sudah berlangsung lama. Pihak petani dan relawan aktivis lingkungan sudah berbuat banyak, namun kendala dana menjadikan program budidaya mangrove tersendat-sendat.

Dia berharap, Pemkab Tuban segera melakukan upaya agar budi daya ribuan mangrove di Mangrove Center bisa lebih berhasil. Apalagi tingkat kerusakan pantai akibat abrasi air laut di wilayah Pantai Tuban makin hari makin parah.

"Tanggapan mangrove sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat seperti sekarang ini," jelasnya.

Dijelaskan Ali mansur, program budi daya mangrove yang digulirkan sejak 2004 dan menelan anggaran sekitar Rp 750 juta lebih, sumbangan berbagai lembaga donor luar negeri dan pemerintah dan berhasil menyulap 8 hektar wilayah pantai di Desa Jenu menjadi hutan konservasi. Sekaligus sebagai perwujudan Mangrove Center.

"Jika kondisinya rusak dan tak ada antisipasi secepatnya sia-sia kerja keras yang dilakukan selama ini," katanya.

Sementara secara terpisah Kasi Humas Pemkab Tuban, Sukristiono menyatakan, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi. Bentuknya dengan malakukan upaya tambal sulam terhadap tanaman yang rusak.

"Pemkab Tuban juga tetap berupaya agar lingkungan pantai tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan. Ini menjadi program serius pemkab," kata Sukristiono kepada detiksurabaya.com. (fat/fat)
Berita Terkait