Lebaran Ketupat, Harga Ayam Tembus Rp 80 Ribu Perkilo

Lebaran Ketupat, Harga Ayam Tembus Rp 80 Ribu Perkilo

- detikNews
Selasa, 07 Okt 2008 11:00 WIB
Pamekasan - Sehari sebelum perayaan Lebaran Ketupat Rabu (8/10/2008) besok, harga ayam kampung membumbung tinggi. Namun, karena daging ayam kampung dibutuhkan untuk lauk hidangan Lebaran Ketupat, warga Pamekasan pun tetap membelinya.

Bagi warga pedesaan di Kabupaten Pamekasan, perayaan Lebaran Ketupat sangat istimewa. Itu sebabnya, ribuan warga perantau asal Pamekasan belum balik dan meninggalkan kampung halamannya sebelum merayakan lebaran ketupat.

Dalam Lebaran ketupat, ibu-ibu di pedesaan selalu menghidangkan aneka masakan dengan daging ayam kampung sebagai bagah utamanya. Semisal, opor ayam, soto ayam, dan sate ayam.

"Seluruh menu makanan itu, membutuhkan daging ayam kampung," jelas Muawiyah, ibu rumah tangga asal Desa Murtajih, ditemui saat menawar ayam kampung hidup di Pasar Kolpajung, Selasa (7/10/2008).

Namun betapa terkejutnya Muawiyah, saat mendapati harga ayam kampung hidup menembus angka Rp 80 ribu. Pedagang menolak saat Muawiyah menawar ayam kampung yang bobotnya tak sampai 2 kg itu dengan harga Rp 70 ribu. Tawaran dinaikkan sampai Rp 75 ribu, tapi pedagang ayam tetap menggelengkan kepala.

"Terpaksa Mas, Saya akhirnya membeli ayam kampung hidup dengan harga Rp 80 ribu," keluh Muawiyah.

Bagi pedagang ayam kampung, perayaan Lebaran Ketupat adalah hari keberuntungannya. Betapa tidak. Ayam kampung yang biasanya hanya laku Rp 35 ribu sampai Rp 45 ribu per ekor, kini harganya melonjak hingga 100%.

"Syukurlah Mas, ayam saya laku semua," timpal Mundzar, pedagang ayam kampung asal Desa Ponteh, Kecamatan Larangan. Selasa pagi itu, Mundzar membawa 30 ekor ayam kampung. Yang besar dia jual Rp 80 ribu per ekor, sedangkan yang kecil dilepas Rp 60 ribu.

Jika ditimbang, kata Mundzar, ayam kampung ukuran besar mempunyai bobot 1 kg 8 ons. Ada pula yang sampai 2 kg. Sedangkan ayam kampung kecil, bobotnya berkisar 1 kg 4 ons.
(fat/fat)
Berita Terkait