Kejadian itu terjadi ketika malam takbir berkumandang. Nila yang baru saja berkenalan dengan tiga pemuda saat malam takbiran itu dipaksa melayani birahi di sebuah rumah kosong ditengah sawah, selatan Terminal Aryawiraraja, Desa Gunggung.
Saat itu, korban bermaksud mengikuti kegiatan sekolah yang diselenggarakan pada malam hari. Dan teman sekolahnya sempat mengenalkan pada 3 pemuda bejat. Perkenalannya yang singkat itu, korban dan teman perempuan beserta 3 pemuda kenalannya itu akhirnya berkeliling kota.
Entah bagaimana ceritanya, rombongan remaja ini pun mampir ke rumah kosong. Di tempat itu, korban dipaksa untuk menenggak minuman keras. Pada saat korban mabuk, 3 pemuda memperkosa secara bergiliran hingga puas.
Bahkan keterangan visum yang diterima kepolisian menyatakan kemaluan korban mengalami luka robek. Polisi sudah menangkap Husni, sedang dua pelaku, AD dan MH, masih dalam pengejaran.
"Dua lagi masih dikejar, identitasnya sudah kita kantongi," kata Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Mualimin kepada wartawan di Pos Pam Lebaran, Jalan Trunojoyo, Sumenep, Jumat (3/10/2008).
Penangakapan seorang pelaku ini berdasarkan keterangan korban yang melapor ke polisi. Dan dari penyelidikan secara cepat, polisi bisa mendapatkan identitas para pelaku. "Satu pelaku ditangkap di rumahnya," katanya. Husni (20) diciduk di rumahnya, Kecamatan Dongkek.
Selain memburu dua tersangka, polisi juga mencari kawan korban yang mengenalkan kepada 3 pelaku. "Demi penyelidikan namanya kita rahasiakan," kata Mualimin. (gik/gik)











































