Selain karena banyaknya kendaraan yang melintas, kemacetan itu juga disebabkan ramainya pengunjung pasar maupun kendaraan yang keluar masuk di pertigaan Mojotrisno. Terlebih banyak bus maupun angkutan umum, berhenti di Sub Terminal Mojotrisno.
Setiap kendaraan roda empat dari arah Surabaya, rata-rata hanya melaju dengan kecepatan 1 km/jam. Bahkan banyak kendaraan truk yang sengaja berhenti di pinggir
jalan, karena ditinggal sopirnya beristirahat sembari menunggu kemacetan usai.
Kemacetan ini terjadi sejak pukul 10.00 WIB tadi. Hingga pukul 11.30 WIB, kemacetan
justeru bertambah. "Saya di sini sejak pukul sembilan dan sampai pukul sebelas ini, belum satu kilometer melaju," kata Ikhwan (32), sopir Suzuki Carry yang akan menuju Ngawi.
Untuk mengurangi kemacetan lebih panjang, kendaraan dari arah Surabaya selepas By
Pass Jampirogo, diarahkan masuk ke jalur alternatif lewat Kecamatan Sooko, Mojokerto
menuju Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Pemandangan yang berbeda justeru terjadi pada lajur kendaraan dari arah Madiun menuju Surabaya. Di lajur ini, kendaraan bisa melaju dengan kecepatan tinggi karena volume kendaraan yang melintas masih normal seperti hari-hari biasa. (bdh/bdh)











































