Sebagian besar makanan yang ditemukan petugas dalam razia adalah Oreo wafer dan sticks serta beberapa kotak susu dari China. Petugas merazia makanan dan minuman yang diduga kuat mengandung susu bermelamin di sejumah toko, baik toko kelontong maupun minimarket.
"Hingga siang ini sudah 10 toko yang kita razia, dan sebagin besar yang kita temukan Oreo," kata Abdul Hamid, salah satu petugas dari Dinkes.
Meski begitu, kurangnya informasi tentang produk apa saja yang boleh dijual dan tidak dikeluhkan oleh pedagang. Arif, seorang pedagang di Kelurahan Sumbersari yang tokonya disidak mengeluhkan lambannya perhatian dan pemberitahuan dari pemerintah.
"Tiap malam iklan Oreo itu ada di televisi, kok masih boleh. Dan pemberitahuan juga selalu terlambat, padahal barang tiap hari tiba. Untungnya kalau ada penarikan kayak gini, pihak distributor mau mengganti uang kita," ujarnya.
Arif berharap, ke depan pemerintah lebih tangkas dan cepat memberikan informasi makanan dan minuman yang boleh beredar dan tidak.
Petugas langsung menyegal di tempat makanan yang ditemukan. Makanan dimasukkan kardus dan diplester kemudian pihak toko diminta menyimpannya untuk dikembalikan kepada pihak distributor. (bdh/bdh)











































