Sebelumnya, saat dilakukan sidak pimpinan proyek pengerjaan jalan menjanjikan kepada Bupati Lamongan Masfuk dan Kapolres Lamongan AKBP Imam Suyuti bahwa pada H-7 jalur padat ini akan selesai dikerjakan.
Pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (24/9/2008), akibat belum selesainya perbaikan jalan ini, polisi terpaksa menggunakan sistem contra flow atau satu jalur digunakan untuk dua lajur kendaraan.
Kepada wartawan, Kasat Lantas Polres Lamongan AKP I Gusti Agung mengatakan, untuk
menghindari kemacetan, petugas lalu lintas terus melakukan siaga di jalur ini untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
"Dulu pimpro berjanji kalau H-7 jalan sudah dipakai, tapi sekarang kelihatannya aspalnya belum kering benar sehingga tidak bisa dilalui," terangnya.
Agung lebih jauh menuturkan, pihaknya akan meminta keterangan ke pimpro agar jalur ini bisa segera dipakai. "Mereka sempat mengajukan izin untuk membuka jalur pada H-4 tapi kami menolaknya," pungkasnya.
Jalan nasional di Lamongan yang tengah dilakukan perbaikan mencapai sekitar 3 kilometer. Jalur yang tengah diperbaiki ini berada di jalur Babat ke arah Lamongan. Untuk itu bagi Anda yang akan melakukan mudik melintasi kawasan ini untuk menjaga kewaspadaan. (bdh/bdh)











































