Kapolres Sumenep AKBP Darmawan pada wartawan di lokasi kejadian mengatakan, kantor polsek sementara menumpang di rumah salah seorang anggota yang jaraknya 100 meter dari kantor polsek semula.
"Agar pelayanan pada masyarakat tetap berjalan seperti biasanya, maka kegiatan Polsek Batang-Batang dialihkan pada rumah salah seorang anggota yang dekat-dekat sini," kata Darmawan saat ditemui di Mapolsek yang sudah menjadi puing-puing ini, di Jalan Simpang Tiga No 2, Selasa (23/9/2008).
Sementara, Kapolwil Madura, Kombes Pol Suro Djauhari saat meninjau langsung ke lokasi kejadian menghimbau agar jajarannya lebih berhati-hati saat menyimpan barang bukti berupa petasan maupun benda-benda berbahaya lainnya.
"Saya harap, jika menyimpan petasan dan obat sejenisnya direndam dalam air dan jangan pernah mengganti airnya biar tidak meledak," pinta Suro pada wartawan saat meninjau kelokasi kejadian, Selasa (23/9/2008).
Ia berjanji, kantor polsek Batang-Batang akan dibangun kembali dalam waktu satu bulan. "Karena kantor bagian dari hal yang sangat penting maka dalam waktu sebulan akan dibangun kembali," janji Suro.
Pantauan detiksurabaya.com, pukul 14:45 WIB, barang-barang maupun dokumen yang masih utuh dititipkan di rumah warga Ahmad Faruk (55), warga setempat yang juga kaca jendelanya pecah akibat dahsyatnya ledakan dari mapolsek.
Warga setempat dan petugas bergotong-royong menyelamatkan barang-barang maupun arsip-arsip penting itu. "Kasihan pak polisi, kita bantu untuk menyelamatkan yang tersisa," kata Rahman (32) salah seorang warga setempat.
(gik/gik)











































